FK Bella Septiarani

…pemuda tidak boleh hanya berdiam diri melihat situasi buruk yang terjadi disekitar kita – Bella

Bella

Bella

Mengikuti sebuah program internasional sebenarnya bukanlah sebuah mimpi yang saya impikan sebelumnya. Tidak pernah terlintas dipikiran saya bahwa saya akan bertukar pikiran langsung bersama para pemuda yang berasal dari berbagai Negara di negeri orang. Namun semuanya berubah setelah saya menjadi salah seorang mahasiswi Ilmu Politik dengan penjurusan Hubungan Internasional di Universitas Bakrie.

Motivasi dan berbagai pengalaman menarik dari para dosen serta berbagai pengalaman internasional yang telah diikuiti oleh rekan-rekan saya sebelumnya memotivasi saya. Mimpi saya seketika berubah dan seakan mendorong saya untuk dapat mengukir prestasi dilingkup yang jauh lebih besar dan lebih luas lagi.

Semua bermula ketika salah satu rekan saya memberikan informasi mengenai sebuah program Power Shift Malaysia 2014. Program yang dilaksanakan di Malaysia ini memiliki fokus kepada climate change, dan hanya memilih 70 peserta dari berbagai Negara untuk dapat mengikuti program tersebut. Awalnya saya bingungkarena tema yang diangkat bukanlah bidang saya. Meski saya tidak terlalu banyak mengetahui hal mengenai lingkungan (alam sekitar) ataupun iklim, saya rasa ini saat yang tepat untuk saya belajar. Akhirnya saya pun mendaftarkan diri pada program tersebut hingga akhirnya salah satu dari panitia menghubungi saya untuk proses wawancara, bermodalkan ilmu yang saya dapatkan dari Universitas Bakrie serta perhatian saya terhadap lingkungan saya pun merasa sangat yakin. Dan Alhamdulillah sehari setelah proses wawancara selesai saya mendapatkan email bahwa saya terpilih menjadi salah satu peserta Power Shift Malaysia 2014.

Dengan dukungan dari Kepala Program Studi Ilmu Politik dan Bagian Kemahasiswaan Universitas Bakrie saya pun berangkat ke Malaysia untuk mengikuti Power Shift Malaysia 2014 yang diselenggarakan oleh 350.org Malaysia. Berlokasi di Pulau Penang yang sangat indah kami disambut hangat oleh para panitia dan langsung melakukan registrasi. Program yang dilaksanakan empat hari tiga malam ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai Negara seperti Indonesia, Malaysia, Kamboja, Sudan, Mesir, Nigeria, India, Pakistan, Bangladesh, Ghana, Singapore, dll.

Lebih dari 50% dari kegiatan yang diadakan sangat menuntut keaktifan kami dalam mengeluarkan ide dan pendapat terhadap berbagai permasalahan yang ada, menuntut kami mencari tahu penyebab serta mencari solusi yang tepat dalam menangani hal tersebut. Kami dituntut aktif untuk berdiskusi dengan seluruh peserta untuk membicarakan kasus perubahan ilklim yang terjadi di Negara asal dan bagaimana tindakan pemerintah dalam menangani hal tersebut.  Untuk itu kami diajarkan untuk dåapat mengetahui letak kekuasaan yang ada di Negara-negara, mengerti bentuk sistem pemerintahan Negara asal untuk mengetahui letak power dan bagaimana kita dapat memanfaatkannya. Lewat pembicara yang sangat inspiratif kami diajarkan untuk melakukan aksi positif untuk mendorong pemerintah bertindak, disana saya belajar bahwa untuk mengspirasikan pendapat kepada pemerintah tidak perlu melakukan aksi anarkis seperti demo turun ke jalan yang justru memiliki dampak negative. Kami diajarkan untuk melakukan kampanye kreatif dengan menggunakan social media yang saat ini penggunanya adalah hampir seluruh masyarakat di dunia tak terkecuali para petinggi Negara.

Pelajaran berharga yang saya dapatkan disana adalah kita sebagai seorang pemuda tidak boleh hanya berdiam diri melihat situasi buruk yang terjadi disekitar kita, kita sebagai pemuda yang akan meneruskan tongkat estafet untuk membangun Negara bahkan dunia ini harus mampu peka terhadap segala isu kecil yang tanpa kita sadari akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap dunia tempat kita tinggal. Ini bukan saatnya kita sebagai pemuda hanya sekedar menikmati produk globalisasi dan membuatnya  menghambat kita untuk aktif bertindak. Justru ini saat yang sangat tepat untuk kita bertindak menggunakan segala kecanggihan yang ada untuk menyadarkan banyak orang untuk saling peduli, berhenti bertindak anarkis, berhenti hanya mementingkan diri sendiri dan mulai berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik.

Power Shift Malaysia benar-benar menyadarkan saya bagaimana arti penting peran pemuda dalam segala bidang. Bersama dengan para peserta lainnya kami telah terikat dan berjanji untuk membuat sebuah perubahan besar dan beberapa tahun kedepan kami akan menjadi salah satu agen perubahan yang akan mengubah dunia menjadi lebih baik. Power Shift Malaysia merupakan pengalaman berharga bagi saya.

FK.Bella – Global Studies/HI 2012

Repost from: http://pol.bakrie.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=73%3Abella-in-power-shift-malaysia-2014&catid=8&Itemid=137

Translate »